AlFaqrah: Journal of Arabic Studies https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai <table cellpadding="2"> <tbody> <tr> <td>Title</td> <td>: <strong>AlFaqrah: Journal of Arabic Studies</strong></td> </tr> <tr> <td>Abbreviation</td> <td>: AlFaqrah</td> </tr> <tr> <td>ISSN</td> <td>: <strong>-</strong><strong> </strong>(p) |- (e)<strong><br /></strong></td> </tr> <tr> <td>Ed. in Chief</td> <td>: Ahmad Kali Akbar, M.Pd.</td> </tr> <tr> <td>Index</td> <td>: <strong>-</strong></td> </tr> <tr> <td>Publisher</td> <td>: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, STAI PUI Majalengka</td> </tr> <tr> <td>Frequency</td> <td>: Twice a Year: January &amp; July</td> </tr> <tr> <td>Language</td> <td>: Indonesian, Arabic &amp; English</td> </tr> </tbody> </table> <p style="text-align: justify;"><strong>AlFaqrah: Journal of Arabic Studies</strong> is a scientific journal specializing in the Arabic language studies ranging from the Arabic teaching, linguistics and literatures. AlFaqrah seeks theoretically engaged work at the forefront of the field, written for a global audience comprised of the specialist, the researcher, the teachers and the student alike. Publishes from its first publishing in 2025 with open journal system in a literary, critical, historical studies on Arabic teaching including the methodology, strategy, technology, design, and evaluation of Arabic teaching for native and non-native speakers, Arabic linguistics and broadly classical and modern, written and oral, poetry and prose, as work in comparative and interdisciplinary studies.</p> Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat(LPPM), STAI PUI Majalengka en-US AlFaqrah: Journal of Arabic Studies 0000-0000 Atsaru Tathbiqi Wasail al-Ta’lim al-Raqmiyyah fi Tahsini Maharati al-Istima’ Lada Thalabati Ghurfati al-Lughat al-‘Arabiyyah fi Ma’hadi An-Nur Ats-Tsani fi Bululawang https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai/article/view/222 <p>This study aims to describe the use of podcasts in Arabic language teaching, identify their impact on improving students’ listening skills, and analyze the differences in students’ ability levels before and after the use of podcasts in the learning process. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a one-group pre-test and post-test model. The population and sample of the study consisted of 15 Arabic language students at Anwar Al-Thani Institute in Malang, selected through a purposive sampling technique. Data were collected through pre-tests and post-tests to measure students’ listening skills before and after the implementation of podcasts. The data were analyzed using statistical techniques, including the calculation of the mean score and the t-test, to determine the significance of differences between the results before and after the treatment. The findings indicate that: (1) the use of podcasts significantly contributes to improving students’ listening skills; (2) this medium proves effective in helping students better understand Arabic audio materials; and (3) there is a statistically significant difference between the pre-test and post-test results after the implementation of podcasts in the learning process. Therefore, podcasts can be considered an innovative instructional medium that contributes to the development of Arabic language learning, particularly in enhancing students’ listening skills.</p> Nailus Sa'adah Nuril Mufidah Copyright (c) 2026 Nailus Sa'adah, Nuril Mufidah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 1 24 43 10.65585/fq.v5i1.222 Taqyim Qillati al- Ihtimam Thulab al-Fashli E fi Qismi Ta’lim al-Lughah al-‘Arabiyyah bi al-Ta’lim ‘ala al-Tahshil ad-Dirasi https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai/article/view/223 <p><strong><em>Abstract</em></strong><em><br />This study aims to analyze the influence of self-esteem and self-concept on the low level of students’ interest in learning. Interest in learning is one of the important factors that affects educational success and the quality of human resources. A low interest in learning can lead to decreased motivation and understanding of learning materials, as well as lower quality of students’ learning outcomes. This study uses a qualitative method based on literature review and interviews. The data were obtained through the review of various relevant journals, books, and scientific articles, as well as interviews with Class E students of the Arabic Language Education Department, class of 2024, to understand their perspectives and experiences regarding self-motivation and interest in learning. This research was conducted over approximately two weeks. The results showed that self-confidence and self-concept have a significant influence on students’ interest in learning. Students who possess self-confidence and a positive understanding of themselves tend to be more active, motivated, and interested in participating in the learning process. On the other hand, low self-confidence and self-concept cause students to feel incapable, lack confidence, and fail to recognize their own potential, which ultimately decreases their desire to learn. This study emphasizes the importance of strengthening self-confidence and self-concept as an effort to increase students’ interest in learning and improve the overall quality of education.</em></p> Ailsa Aulia Copyright (c) 2026 Ailsa Aulia https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 1 10.65585/fq.v5i1.223 Derivasi dalam Bahasa Arab dan Peranannya terhadap Perkembangan Makna: Kajian Morfologi dan Semantik https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai/article/view/225 <p>Penelitian ini membahas derivasi (<em>isytiqaq</em>) dalam bahasa Arab sebagai sistem morfologi yang berperan penting dalam pembentukan kosakata dan perkembangan makna. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep derivasi, jenis-jenis <em>isytiqaq</em>, pola pembentukan kata, serta hubungan derivasi dengan perkembangan makna dalam bahasa Arab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Data diperoleh dari artikel ilmiah, kitab linguistik Arab, dan literatur morfologi serta semantik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derivasi merupakan mekanisme utama produktivitas morfologi bahasa Arab yang dibangun atas sistem akar kata dan pola morfologis. Terdapat tiga jenis utama <em>isytiq?q</em>, yaitu <em>al-isytiqaq al-shaghir</em>, <em>al-isytiqaq al-kabir</em>, dan <em>al-isytiqaq al-akbar</em>. Bentuk <em>al-isytiqaq al-shaghir</em> menjadi jenis derivasi yang paling produktif karena mampu menghasilkan berbagai bentuk kata dengan tetap mempertahankan hubungan semantik dengan akar kata asal. Penelitian juga menemukan bahwa derivasi berperan dalam perkembangan makna melalui perubahan kategori leksikal seperti nomina ke verba, verba ke nomina, nomina ke nomina, dan verba ke verba. Hubungan antara morfologi dan semantik dalam bahasa Arab menunjukkan bahwa perubahan bentuk kata melalui derivasi tidak hanya menghasilkan fungsi gramatikal baru, tetapi juga melahirkan perkembangan makna yang sistematis. Penelitian ini menegaskan bahwa derivasi merupakan fondasi utama produktivitas bahasa Arab dan memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan kosakata serta dinamika semantik. Kajian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi morfologi, semantik, pembelajaran bahasa Arab, dan linguistik modern.</p> Ismail Ubaidillah Hadi Amroni Kiki Cahya Muslimah Copyright (c) 2026 Ismail Ubaidillah, Hadi Amroni, Kiki Cahya Muslimah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 1 65 94 10.65585/fq.v5i1.225 Problematika Pembelajaran Kitab Kuning Beraksara Arab Pegon di Pondok Pesantren Anwarush Sholihin https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai/article/view/216 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pembelajaran kitab kuning menggunakan Arab Pegon bagi santri putri kelas Tajwid di Pondok Pesantren Anwarush Sholihin Teluk Purwokerto Selatan Banyumas serta menjelaskan solusi yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesulitan santri dalam membaca, menulis, dan memahami kitab kuning melalui pemaknaan Arab Pegon, meskipun metode tersebut telah menjadi tradisi pembelajaran di pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas Tajwid, guru pengampu kitab kuning, guru pengampu Arab Pegon, serta santri putri kelas Tajwid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran kitab kuning menggunakan Arab Pegon komprehensif menjadi dua, yaitu problematika linguistik dan non-linguistik. Problematika linguistik meliputi kesulitan dalam aspek morfologi (penentuan wazan dan bentuk kata), sintaksis (penentuan i'rab dan struktur kalimat), semantik (pemahaman makna sesuai konteks), serta restrukturisasi (penyusunan kembali makna terjemahan). Adapun problematika non-linguistik meliputi kurangnya motivasi belajar, perbedaan latar belakang pendidikan santri, keterbatasan waktu, metode pembelajaran yang masih dominan berpusat pada guru, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Solusi yang dilakukan antara lain penguatan dasar nahwu dan sharaf, pembiasaan latihan membaca dan menulis Arab Pegon, kombinasi metode bandongan dan sorogan, pemberian motivasi belajar, serta pembiasaan kegiatan muthola'ah.</span></span></p> Dyah Arini Setyaningsih Ade Ruswatie Copyright (c) 2026 Dyah Arini Setyaningsih, Ade Ruswatie https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 1 1 23 10.65585/fq.v5i1.216 Peran Media Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa pada Pembelajaran Bahasa Arab https://jurnal.staipuimajalengka.ac.id/index.php/ai/article/view/240 <p>The development of digital technology has brought significant advancements to the Arabic language learning process, particularly in the development of speaking skills (<em>maharah kalam</em>). This study aims to examine the role of digital media in improving students' <em>maharah kalam</em> skills in Arabic language learning. The research employed a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were collected through the review of relevant scientific literature, including journal articles, books, and academic publications discussing the use of digital media in Arabic language learning published between 2019 and 2025. Data analysis was conducted using content analysis techniques, which involved the processes of identification, classification, interpretation, and synthesis of data. The findings reveal that digital media plays a crucial role in enhancing students' <em>maharah kalam</em> skills by creating a more interactive, flexible, and communicative learning environment. Various forms of digital media utilized in the learning process include vlogs, interactive videos, social media, Learning.Aljazeera.Net, Alef Education, and other digital learning platforms. The use of digital media has been proven to improve students' learning motivation, self-confidence, vocabulary mastery, pronunciation, and active participation in Arabic language learning. However, the implementation of digital media also faces several challenges, such as limited access to technology, internet connectivity issues, and teachers' digital competencies. Therefore, adequate facilities and infrastructure, as well as continuous professional development for teachers, are essential to optimize the use of digital media in <em>maharah kalam</em> learning.</p> Dedeh Sya'adatul Kamilah Nurhaliza Naelatul Minhah Copyright (c) 2026 Dedeh Sya'adatul Kamilah, Nurhaliza Naelatul Minhah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 1 95 108 10.65585/fq.v5i1.240