Konsep Tarbiyah dalam Pendidikan Islam Klasik dan Implikasinya terhadap Kurikulum PAI Kontemporer

Authors

  • Aop Ropiki Iskandar

DOI:

https://doi.org/10.65585/jt.v4i1.184

Abstract

Artikel ini membahas konsep tarbiyah dalam tradisi pendidikan Islam klasik dan relevansinya terhadap pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan menelaah karya-karya klasik para ulama seperti Ibn Sahnun, al-Ghazali, Ibn Jama’ah, Ibn Khaldun, serta literatur modern yang menafsirkan ulang konsep tarbiyah dalam konteks pendidikan masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa tarbiyah dalam pendidikan Islam klasik tidak hanya bermakna pengajaran (ta’lim), tetapi mencakup penumbuhan akhlak, pembinaan karakter, pengembangan spiritual, serta penyiapan peserta didik untuk menjadi manusia yang berperan sosial. Dalam konteks kurikulum PAI kontemporer, konsep tarbiyah memiliki implikasi kuat terhadap orientasi kompetensi spiritual, moral, sosial, dan intelektual, sejalan dengan pendekatan Merdeka Belajar dan Pendidikan Karakter. Artikel ini juga mengkaji penelitian-penelitian terdahulu yang mengangkat tarbiyah sebagai basis pengembangan model pendidikan Islam modern. Kajian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai tarbiyah klasik perlu dilakukan untuk membangun kurikulum PAI yang lebih holistik, humanistik, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat global.

Published

2026-01-08

Issue

Section

Articles