Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Minat Belajar
DOI:
https://doi.org/10.65585/jt.v4i1.186Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pola penyusunan bahan ajar. Peserta didik abad ke-21 menunjukkan preferensi lebih tinggi terhadap media pembelajaran yang interaktif, visual, dan mudah diakses, sehingga bahan ajar berbasis multimedia interaktif menjadi salah satu inovasi yang relevan dalam meningkatkan minat belajar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis konsep pengembangan bahan ajar berbasis multimedia interaktif serta dampaknya terhadap peningkatan minat belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah buku, artikel ilmiah, dan laporan penelitian pada rentang 2000–2024 yang membahas multimedia, psikologi belajar, perkembangan minat belajar, dan desain instruksional.
Hasil kajian menunjukkan bahwa multimedia interaktif memberikan pengalaman belajar yang lebih kaya melalui integrasi teks, visual, audio, animasi, dan simulasi. Menurut Mayer (2009), multimedia interaktif bekerja melalui dua kanal pemrosesan informasi—visual dan auditori—yang membantu memecah beban kognitif, sehingga memudahkan pemahaman materi. Selain itu, penelitian Suryani (2018), Pradana (2020), Issa (2013), dan Moreno (2010) menunjukkan bahwa penggunaan multimedia mampu meningkatkan keterlibatan belajar, motivasi intrinsik, serta minat belajar peserta didik. Implikasi kajian ini menegaskan bahwa pendidik perlu mengembangkan bahan ajar digital yang bersifat interaktif, responsif, serta relevan dengan kebutuhan belajar generasi digital.




